Senin, 13 September 2010

Aku Punya Impian…

Untuk menjadi seorang broadcaster kelak. Terutama untuk menjadi penyiar. Karena, seluruh kerja crew, kameramen, wartawan, sampai penata rias dan penata cahaya, tersampaikan kepada pemirsa melalui penyiar. Istimewa, dan juga penghasilannya lumayan. Hehehe… ;”D
Satu lagi impianku, yaitu untuk menjadi seorang ibu dengan 5 orang anak.
Hehehe, tapi suami zaman sekarang mana sih yang bisa memenuhi impianku yang satu ini?
Tapi andaikan kamu hanya punya satu orang anak, kelak dia tumbuh besar, jadi orang sukses di negeri orang yang jauh.
Lalu suatu hari, pendamping hidupmu, belahan jiwamu, pergi meninggalkanmu, tidak bisa lagi di sisimu untuk selama-lamanay, dan anak semata wayangmu itu tidak bisa datang menghiburmu.
Ada kemungkinan kan kamu juga ingin menyusul belahan jiwamu dengan mengakhiri hidupmu juga?
Tapi bayangkan lagi kalau kamu punya 5 orang anak. Pasti salah satu dari mereka dapat datang dengan segera untuk menghiburmu. Setidaknya kamu akan merasa punya alas an untuk hidup. Hidup untuk anak-anakmu…
Haahh, kalo membayangkan hal2 kayak gini, diz jadi pengen cepet2 gede.
V,
dia…Z

Cinta Terlarang

Ada yang tau gak rasanya mencintai sesorang yang gak boleh dicintai? Diz pernah mencintai orang yang gak boleh dicintai.
Orang itu sebetulnya adalah milik seseorang, tapi diz mencintainya. Dan dia juga mencintai diz….
Tapi kami gak bisa mengkhianati Dia yang telah memiliki orang yang diz cintai itu. Karena Dia… adalah Teman Terbaik kami berdua. Dan orang yang diz cintai udah punya komitmen dan janji dengan Dia.
Takdir itu aneh ya?
Kenapa Tuhan mempertemukan kami berdua? Membiarkan kami saling jatuh cinta? Padahal Tuhan tahu cowok itu gak boleh diz cintai!
Akhirnya, semua pilihan ada di tangan orang yang diz cintai. Meninggalkan Teman Terbaik kami demi aku, atau meninggalakan aku demi Teman Terbaik kami.
Dan akhirnya… orang yang diz cintai memilih yang terakhir.
Dia gak memilih sendiri sih… Diz juga yang minta supaya dia meninggalkan diz.
Karena… bagaimanapun sakitnya meninggalkan/ditinggalkan sungguh gak enak yang namanya punya hubungan cinta terlarang.
V,
dia…Z

Minggu, 25 Juli 2010

New Juniors of My School!

Well, sekarang diz udh jadi kakak kelas lho... uhuy! X"P
Seru lho... ngerjain adek kelas... Nyuruh mereka ngasih surat cinta ke cowok / kakak kelas yg mereka suka, nyuruh mereka nembak atau joget-joget di tengah lapangan, emang udah kayak wewenang tersendiri buat kakak kelas. ;"P
Bukan bullying lhoo... cuman ngerjain. X"P

Tapi, kenapa yaa, kok saya merasa angkatan di bawah saya ini lebih manja dari angkatan di bawah saya? Diz kan sekolah di Dormitory School, jadi anak-anaknya harus kuat dan perkasa seperti diz. hehehe
Musti bisa dan mau nyuci sendiri, nyapu ngepel ngosek wc, bisa beradaptasi dengan baik, hidup sederhana, ramah sama orang, mau membuka diri, dll.... Tapi mereka malah males nyuci, pengennya disediain mesin cuci (hey! This is dorm, guys! Not your own home!), gak mau makan makanan yg udah disediain asrama.... Gitu-gitu deh!

Hmmh, mungkin dulu kakak-kakak kelasnya diz juga nganggep angkatan diz kayak gitu yaa?? Kan masih kebawa-bawa rumah juga....

Mungkin saya masih menilai secara subyektif?

V,
dia...Z